Porsi Investasi Dana Haji 10 Persennya Ditempatkan pada Reksa Dana

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) akan mengalokasikan 10 persen menurut total dana kelolaan investasi buat dimasukkan ke reksa dana. Rencananya, investasi dilakukan secara sedikit demi sedikit.

Total dana haji per pertengahan tahun ini mencapai Rp 105 triliun. Dengan demikian, sedikitnya dana segar yg masuk ke reksa dana mencapai Rp 10 triliun. Anggota BPKH, Beny Witjaksono, menyebutkan, pihaknya ketika ini sudah memilih 15 perusahaan manajer investasi sebagai kawan.

“Kami berharap porsi investasi buat reksa dana dari dana total kami bisa 5-10 % secara bertahap. Kami juga sudah menemukan kawan strategis manajer investasi,” ucapnya, seperti dilansir Bisnis.Com, Ahad, 9 September 2018

Dari 15 perusahaan manajer investasi itu, lima pada antaranya anak badan bisnis milik negara, tiga perusahaan milik partikelir, & sisanya tujuh manajer investasi adalah perusahaan asing.

Instrumen investasi yg disasar, dari Benny, terdapat 3 jenis produk reksa dana, yakni reksa dana terproteksi, reksa dana pasar uang, dan produk alternatif investasi berupa reksa dana penyertaan terbatas.

“Saat ini, kami sedang membahas menggunakan tim komite internal wacana placement investasi ke manajer investasi, dimulai menurut 3 produk reksa dana itu,” ujar Beny.

Selain itu, komite tadi tengah mempelajari kemungkinan dana haji dan umroh murah di jakarta tadi masuk ke instrumen surat utang jangka menengah alias medium term notes (MTN). Artinya, BPKH akan memakai produk reksa dana menggunakan aset dasar MTN.

Namun, sejalan menggunakan kebijakan Otoritas Jasa Keuangan yg membatasi penggunaan surat utang jenis ini sebagai underlying asset, maka BPKH masih belum memiliki keputusan pasti. “Nanti ada batasan-batasannya, & soal MTN ini masih dikaji oleh tim legal & manajemen risiko kami,” pungkasnya.

Mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2018 mengenai Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Haji telah diatur beberapa ketentuan mengenai investasi dana umat ini. Salah satunya diwajibkannya dana ini diinvestasikan ke instrumen berbasis syariah.

Selain itu, dana haji dihentikan diinvestasikan ke MTN. “Tapi jikalau melalui reksa dana masih ada peluang (investasi pada MTN). Makanya masih sedang dikaji secara mendalam dulu,” tutur Benty. Dia menambahkan, bila tidak terdapat halangan, tahun ini dana haji sudah sanggup masuk ke industri reksa dana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *